by

DESA KOLOK NAN TUO MENUJU KOTA AGROWISATA, AGROPOLITAN DAN AGROIDUSTRI

SAWAHLUNTO, POROS NUSANTARA – Tim monitoring dari Dinas Pariwisata mengunjungi obyek pariwisata yang ada di desa Kolok Nan Tuo. Selamat Datang di Desa Kolok Nan Tuo Negeri Berdzikir kepada rombongan Bu Ocha & Tim Pokdarwis ke Kota Sawahlunto. Objek Wisata yang bisa dikembangkan meliputi Embung Singkawang dengan Puncak Telletubbiez dengan pengembangan Boemi Perkemahan Pemuda. Embung akan dijadikan kolam pancing wisata dan peternakan sapi ala Savanna. Goa Ngalau Bunian; Agrowisata, Agropolitan, Agroindustri dan pariwisata Aia Tajun Tigo Tingkes, pusat pemandian dan kolam renang, pariwisata dan sumber air bersih

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto dalam tahun anggaran 2017 dan 2018 ini melakukan pengembangan potensi objek dan aktivitas kepariwisataan di seluruh desa di Kota Sawahlunto. Dari 27 desa yang ada, Desa Kolok Nan Tuo Negeri Berdzikir termasuk desa yang memiliki potensi besar untuk berkembang lebih baik dan maju.

BACA JUGA  Pemda Pelalawan Membentuk Pelajar yang Berprestasi Akademis melalui O2SN

argowisataPotensi alam yang dimiliki Desa Kolok Nan Tuo antara lain, Puncak Telletubbiez Singkarewang yang terletak di Dusun Guguk Sumbayang akan dibangun Embung yang sumber dananya dari Kemendes DITT sebesar Rp300juta. Embung ini akan dijadikan Wahana Pemancingan Ikan Wisata dan akan mengaliri sawah seluas 45 hektar dengan produksi gabahkering 225 ton per musim panen. Selain itu didaratan Embung akan dikembangkan Boemi Perkemahan Pemuda, Gedung Laboratorium Alam Penelitian Geografi dan sebahagian lain dari luas areal 200 hektar itu akan dijadikan Sentra Peternakan Sapi.

argowisata.1Di lokasi yang sama saat ini juga sedang dibangun Industri Pabrik Batako dengan bahan bakunya abu limbah PLTU Sijantang yang akan segera beroperasi dan menyerap ratusan tenaga kerja. Goa Ngalah Bunian, suatu objek wisata di Kambulaw Dusun Guguk Sembahyang. Dalam Goa ini terdapat ruangan-ruangan yang besar. Dan di tiap sisi ruang terdapat batu berbentuk alat kesenian tradisional, alat-alat dapur, tempat tidur, kursi, meja dan pesanggerahan yang semuanya terbuat dari batu. Goa ini akan dikembangkan jadi objek wisata, yang diluarnya ada jalan setapak sekeliling Goa untuk jalur Kuda Poni dan seluas 50 hektar diluar goa ada tanaman durian, pepaya dan cabe rawit yang ditanam melalui program nasional Desa Mandiri Pangan (DMP) kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Universitas Andalas Padang, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sawahlunto serta Pemerintahan Desa Kolok Nan Tuo Negeri Berdzikir.

BACA JUGA  Peran aktif Kemenristekdikti dalam Thematic Forum on Silk Road of Innovation: The 2nd Belt and Road Forum for International Cooperation

argowisata.3Di areal juga akan dibangun Pabrik Jeruk Nipis. Air Terjun Tigo Tingkek di wilayah Sikunik Indah, pusat Air Bersih BPS-PAMs yang juga sedang dikembangkan Pusat Pemandian dan Kolam Renang. Sementara jalan yang menuju ke objek ini sedang dibangun berupa Jenjang Seribu.

BACA JUGA  Rangkul USAID dan B-Trust, Kementerian PANRB Perkuat Peran LAPOR

Kepala desa Kolok Nan Tuo sangat berharap objek yang ada di Kolok Nan Tuo bisa di jadikan suatu objek pariwisata yg nantinya dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun luar daerah.  Dengan keberadaan objek wisata di desa kolok nan tuo,secara tidak langsung membantu perekonomian masyarakat setempat. Harapan masyarakat desa kolok nan tuo,dengan perencanan pengembangan usaha dan wisata alam yang secara tidak langsung meningkatkan perekonomian di Desa Kolok Nan Tuo. Semoga apa yg di harapkan kedepannya akan bermanfaat untuk anak cucu…Kolok Nagari Berzikir, BANGKIT BERSATU UNTUK MAJU!!

 (Laporan : Andi Candra)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini