oleh

Maxmilian R. N. Nggeolima M.Pd Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Fondasi Pembangunan Anak Bangsa

Kupang – Poros Nusantara – Penyelenggaraan pendidikan di sekolah menengah atas negeri dua(2) kupang, patut di beri ancungan jempol oleh karena sistem manajemen maupun proses pembelajaran yang berlansung sangat baik. Salah satu sistem dan upaya yang di lakukan agar terlaksananya proses belajar mengajar yang baik adalah dengan menerapkankan aturan atau metode kerja yang disebut “gila kerja” demikian dikatakan kepala sekolah SMAN 2 Negeri Kupang Maxmilian Nggeolima disela-sela kunjungan wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu silam.

21017682_1911895502467471_85317714_oTujuannya agar proses belajar mengajar dilakukan dengan kesungguhan dan penuh tanggung jawab serta adanya suatu komitmen, sehingga dengan adanya kedisiplinan tersebut bisa mengajarkan kepada anak bangsa untuk bisa bersaing baik secara internal maupun eksternal di era globalisasi ini. Lebih lanjut max nggeolima mengatakan, suatu bangsa akan maju jika mutu pendidikan baik dan berkualitas dengan ditunjang kinerja guru yang baik.

BACA JUGA  Tuntutan dari JPU, Terdakwa Kasus Pencucian Uang dan Penipuan Perumahan Syari'ah Fiktif hanya di tuntut 3 Tahun Penjara ?

Untuk menghasilkan mutu Pendidikan berkarakter pada anak didiknya maka kepala sekolah SMAN 2 Kupang ini, bersama guru-guru senantiasa mensosialisasikn kepada muridnya dengan cara mengajarkan bagaimana menghargai kemerdekaan NKRI dengan menyanyikan lagu indonesia Raya dan tak lupa yel -yel Pancasila, mengawali proses belajar mengajar disekolah setiap hari kerja. dengan tujuan sosialisasi tersebut agar murid-murid kembali merefleksi dan menyadari bahwa NKRI harga mati, Pancasila tidak boleh di nganggu gugat serta kebhinekaan nyata dan tidak dipisahkan.

Selain itu untuk mengajarkan kepada murid-murid terkait pentingnya membangkitkan rasa nasionalisme, Max, menyampaikan bahwa, SMAN2 kupang, berkerjasama dengan Polda NTT, BNN, dan Rumah perempuan agar mensosialisasikn bagaimana mengatasi faham radikalisme, bahaya narkoba serta penanggulangan kekerasan dalam Rumah tangga secara dini.

BACA JUGA  KPK Diminta Turun Tangan Atasi Bus Rongsok Era Jokowi-Ahok

Penerapan sistem “gila kerja”membuahkan hasil dimana SMA Negeri 2 Kupang lewat anak-anak didik banyak meraih prestasi diberbagai perlombaan dan juga menghasilkan guru yang potensial dalam melaksanakan tugas belajar mengajar. hal ini disampaikan wakil kepala sekolah Daryana Mage. S.pd, ketika ditemui bersama diruang kerja kepala sekolah saat itu.

Prestasi yang diraih murid – murid cukup membanggakan melalui ivent-ivent yang diikuti hingga sampai tingkat provinsi. namun pencapaian prestasi tersebut tidak serta merta membuat mereka puas namun senantiasa terus mengukir lagi karya dan prestasi yang lebih membanggakan lagi agar kelak nantinya membawa harum nama NTT di tingkat nasional.

Terkait dengan kebijakan lima hari kerja yang di canangkan Menteri Pendidikan, Muhadjir effendy, kepala sekolah SMAN 2 , Max Nggeolima menyambut baik bahkan siap menjalankan karena Ia merasa sangat bagus untuk anak didiknya dikarenakan kegiatan ekstrakurikulir di SMAN 2 kupang cukup banyak. Namun perlu ada pembenahan secara tekhnis karena rombongan belajar yang sangat besar sehingga diharapkan pemerintah bisa membantu menyediakan dan mewadahi dengan ruangan yang memadai sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik dan lancar.

BACA JUGA  Pimpinan Cabang Perempuan Bangsa PKB Way Kanan Adakan Roadshow Senam Bersama Beberapa PAC Perempuan Bangsa

Mengacu pada peningkatan mutu pendidikan serta membentuk karakter anak maka di usia Republik Indonesia yang ke 72 tahun ini, Max mengatakan , ” harus adanya kesadaran untuk belajar lebih baik lagi karena untuk menjadi baik dan pintar tidak bisa instant, namun pendidikan berkarakter diutamakan dan terus menjadi yang terbaik di tempat belajar dan bekerja, ” harapnya.

Laporan: winda

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini