oleh

ORMAS BCW Temukan Proyek TA. 2020 Baru dikerjakan Tahun 2021

Bengkulu, porosnusantara.co.id – Pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, melalui satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang telah menganggarkan Biayah Pembangunan PENDOPO Kabupaten Bengkulu Tengah. Sumber dana APBD TA. 2020 sebesar Rp. 1.250.000.000,00. Namun pekerjaan pisik pembangunan tersebut tidak dikerjakan sesuai Tahun anggarannya.

Menurut ketua Ormas Bengkulu corruption watch yasmidi. Berdasarkan data LPSE Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2020 bahwa paket proyek Pembangunan PENDOPO kabupaten Bengkulu tengah telah dilakukan peroses lelang tender dan dimenangkan oleh penawar tunggal yaitu CV. SURYANUSA BHAKTINDO dengan harga tawaran terkoreksi Rp. 1.225.971.000,00 Penanda tanganan kontrak dilakukan tanggal 13 Mei 2020 Namun kegiatan Pembangunan PONDOPO Kabupaten Bengkulu Tengah tidak dilaksanakan pada Tahun Agarannya. Tapi dilaksanakan setelah Tahun 2021.

Semula saya mengirah bahwa paket proyek Pembangunan PENDOPO Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun Angaran 2020 tersebut gagal dilaksanakan. Dan Pekerjaan Pembangunan pendopo yang sedang dilaksanakan saat ini mengunakan dana Tahun Angaran 2021.

Namun setelah saya konfirmasi via whatsapp kepada Kabag Layanan Pengadaan Setda kab Bengkulu Tengah bapak Andi Erzantara. S. STP.M.SI beliau mejelaskan bawah pembangunan pendopo kabupaten Bengkulu tengah yang baru dikejakan saat ini. Adalah Proyek hasil lelang tender TA. 2020. Bukan proyek hasil lelang TA. 2021. Dan untuk paket proyek Pembangunan Pendopo Kabupaten Bengkulu Tengah TA. 2021 memang ada juga tapi masih dalam proses Lelang Tender.

Dana pagu angaran Pembangunan Pendopo TA. 2021 Rp 2.563.529.000. ini masalah teknis pelaksanaan untuk lebih jelas sebaik nya tanya dgn OPD terkait jelas Kabag Layanan Pengadaan Setda Kab Bengkulu Tengah yang biasah disapa Andi

Menyikapi permasalahan tersebut Ketua Umum Ormas Bengkulu Corruption Watch Menduga adanya kankelikon dalam pengolahan dana APBD Bengkulu Tengah dengan alasan Rekofusing.

(Elly*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini