PITUMPANUA WAJO DI LANDA BANJIR “Camat bersama BPBD WAJO Bagi Sembako Ke Korban Banjir”

0
402 views

Wajo, Poros Nusantara – Tingginya curah hujan ditambah air kiriman dari wilayah hulu dari daerah Belawae Kabupaten Sidrap mengakibatkan banjir di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, Kamis (13/06/2019).

Sebanyak 3 kelurahan dan 3 Desa terendam banjir di wilayah itu, yakni Kelurahan Siwa Kelurahan Bulete dan Kelurahan Benteng serta Desa Tangkoro Desa Tangrongi,dan Jauh Pandang

Bahkan di Kelurahan Bulete dan kelurahan Siwa, aliran sungai Siwa meluap hingga mengenangi pemukiman warga.

Pantauan Porosnusantara.co.id di Lingkungan Mattugengkeng Kelurahan Siwa ketinggian air mencampai 1-1,5 meter.

Akibatnya lahan pertanian, akses jalan, dan fasilitas umum seperti RSUD Siwa, Kantor Kelurahan dan Polsek Siwa ikut terendam banjir.

Camat pitumpanua Andi Mamu, saat di temui di lokasi banjir menyampaikan, banjir yang melanda Kecamatan Pitumpanua merupakan banjir kiriman dari kabupaten Sidrap dan luwu.

“Di Desa Tangrongi dan Tangkoro terdampak cukup parah, banjir mengakibatkan akses masuk ke dua desa tersebut putus akibat air yg mengenangi jalanan setinggi 1 Meter serta area persawahan sekitar 800 hektar di sapu banjir,” ungkap Andi Mamu.

Camat Pitumpanua didampingi Lurah Siwa bersama BPBD Wajo,serta Koramil Pitumpanua telah terjung lansung ke lokasi menyerahkan bantuan berupa sembako dari Pemda Wajo ke korban banjir di lingkungan Mattugengkeng Kelurahan Siwa dan juga di Desa Jauh Pandang ,Andi Mammu membagikan air mineral kepada warga yang terkena dampak banjir.

“Khusus Kelurahan Siwa, ada 300 KK yang rumahnya tergenang banjir. Kita berharap air segara surut agar aktivitas masyarakat kembali normal,” tutupnya.

Walaupun banjir mengenangi RSUD SIWA pelayanan tetap berjalan lancar,begitu pula di kantor Kelurahan Siwa pelayanan tetap berjalan kepada masyarakat.

“Walaupun banjir mengenangi kantor lurah,kami tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat, kita lihat air setinggi lutut orang dewasa mengenangi ruangan kantor,” ungkap Arianty Marzuki Lurah siwa kepada poros nusantara.

Sementara warga kelurahan siwa,Faisal Sahudi (45tahun) yang rumah dan warungnya terendam banjir berharap sungai yang melintasi Kecamatan Pitumpanua agar di carikan solusi nya agar supaya tidak meluap ke pemukiman warga.

“Saya mohon kepada pemerintah agar mengali sungai siwa,dan membendung bantaran sungai yang beras di kelurahan siwa,karena kalau air sungai meluap,pasti air mengenangi semua warga lingkungan mattugengkeng yang 300 KK yang ada di sini,”pintahnya. ( bustang )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here