“Propaganda Rusia” Bikin Gerah TKN Jokowi-Ma’ruf

0
44 views

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Isu “propaganda rusia” cepat menyebar luas terutama di dunia maya. Hal inipun membuat gerah Time Pemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Seperti yang disampaikan Abdul Kadir Karding selaku Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf.

“Itu kan yang dimaksud konsultan-konsultan politik yang dari Rusia, bukan Rusianya. Jangan digeneralisasi terus negara Rusia. Bukan. Itu sih anu aja, propaganda yang di dalamnya itu konsultan politik Rusia,”

“Itu kan teori politik baru, dan juga strategi politik yang orang biasa bilang firehose of falsehood. Teorinya adalah orang pakai strategi menebar ketakutan, pesimisme, memproduksi hoax sebanyak-banyaknya. Jadi untuk menyentuh impuls saraf tertentu di pemilih itu, agar para pemilih secara emosional tersentuh dan tidak lagi peduli tentang prestasi-prestasi yang sudah ada, data yang sudah ada menjadi tidak penting. Dan itu yang dipakai oleh Amerika, dipakai Brasil, di Asia misalnya Filipina, dsb.nya. Dan itu di negarab kita nggak cocok, nggak ada urusan Rusia. Rusia temen baik kami, jangan salah paham,” imbuhnya.

Istilah propaganda Rusia pertama kali di lontarkan Jokowi  saat menghadiri deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Tugu Pahlwan Surabaya. Jokowi menuding menjelang pilpres ini banyak hoax, fitnah dan adu domba ala asing. Bahkan Jokowi menyebut ada tim sukses yang menyiapkan propaganda ala Rusia. “Problemnya adalah ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia! Yang setiap saat mengeluarkan semburan-semburan dusta, semburan hoax, ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual,” ujarnya

Hal ini langsung dibantah oleh Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, lewat akun twitter resmi Kedubes Rusia @RusEmbJakarta pada senin (04/1). Ada beberapa cuitan yang ditulis Rusia.

“Berkaitan dengan beberapa publikasi di media massa tentang seakan-akan penggunaan ‘propaganda Rusia’ oleh kekuatan-kekuatan politik tertentu di Indonesia, kami ingin menyampaikan sebagai berikut,”

“Sebagaimana diketahui istilah ‘propaganda Rusia’ direkayasa pada tahun 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas,” tegas Kedubes Rusia (Mustar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here