Limbah Kayu PT. EDP Tumpah ke Laut

Limbah Kayu PT. EDP Tumpah ke Laut

29 views
0

Nabire, POROS NUSANTARA РWarga Pesisir Pantai Wadio murka karena hasil tangkapan ikan menurun di akibatkan oleh dugaan adanya pencemaran limbah kayu.

Menanggapi hal tersebut Pimpinan PT. Eka Dwika Perkasa Sri Ganyo meminta maaf dan segera akan memasang Talut guna mencegah pencemaran limbah kayu tersebut. Hal ini dikatakan Sri Genyo di ruang kerjanya, di Kampung Wadio, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, Sabtu (03/11/18).

Dugaan Pencemaran limbah kayu PT. Eka Dwika Perkasa menyebabkan laut di sekitar pantai Wadio tercemar sehingga warga yang bergantung hidup di laut makin sulit mendapatkan ikan hasil tangkapan.

Kepada awak media, Jeksen M. Womsiwor seorang warga pelaut mengatakan, dirinya sebagai warga pinggiran yang mendiami pantai yang dimana sebagian masyarakat bergantung dengan hasil laut. Namun belakangan ini dengan adanya limbah kayu PT. Eka Dwika Perkasa yang telah mencemari laut pesisir pantai Wadio, hal ini membuat warga kesulitan saat membuang jaring ikan, di karenakan limbah serbuk kayu terbawa oleh ombak yang mengakibatkan ikan di pesisir pantai Wadio berkurang, hal tersebut membuat warga harus melaut lebih jauh lagi dari tempat yang biasanya mereka melepas jaring.

“Sebelum adanya limbah ini, para nelayan bisa mendapatkan hasil tangkapan ikan cukup banyak. Namun setelah adanya tumpahan serbuk kayu merbau, hasil tangkapan nelayan tidak ada karena ikan makin menjauh, tentunya dalam hal ini pihak PT. Eka Dwika Perkasa harus bertanggung jawab atas pencemaran limbah tersebut,” ucap Jeksen.

Tidak hanya limbah, lanjut Jeksen, asap pabrik arang juga sangat menganggu kesehatan warga, sebab asapnya menjadi polusi udara sehingga asap tersebut terhirup oleh warga setempat dan menimbulkan sesak nafas bagi warga sekitarnya.

“Kami berharap kepada pihak perusahaan jangan hanya memikirkan keuntungannya sendiri, namun dipikirkan juga nasib warga disekitar perusahaan. Kalau bisa pihak perusahaan segera mengatasi pencemaran limbah serta polusi tersebut, dan bila tidak di tanggapi kami berencana untuk segera melaporkan hal ini ke dinas terkait,” ucap Jeksen dengan nada geram.

Hal senada juga di sampaikan oleh Frans Kapisa seorang warga pesisir pantai Wadio bahwa sebagian besar warga disini mencari ikan di laut dengan menggunakan jaring ikan. Ketika kami buang jaring ke laut yang kami angkat jaringnya bukan mendapatkan ikan, tetapi limbah serbuk kayu yang sudah tercemar di pantai yang menjadi hasil tangkapan kami.

Warga pelaut kampung Wadio, Frans Kapisa
Warga pelaut kampung Wadio, Frans Kapisa

“Dengan adanya tumpahan limbah kayu ke laut, ikan sulit di tangkap dan hal ini bisa memakan waktu berjam-jam untuk mendapatkan ikan, tentunya ini membuat kami stres dan merugi akibat laut yang menjadi mata pencarian sudah tercemar oleh limbah. Apabila pihak PT. EDP tidak menaggapi keluhan kami, maka hal ini akan mengancam kehidupan kami warga nelayan di pesisir pantai Wadio,” beber Frans.

Sementara menanggapi keluhan warga, pimpinan PT. Eka Dwika Perkasa Sri Ganyo mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memasang bronjong guna pembuatan talut agar limbah yang ada tidak mencemari laut di pesisir pantai. Dugaan pencemaran tersebut bukan karena di segaja namun hal itu terjadi oleh karena pagar penahan limbah kayu patah di terjang ombak.

“Terkait Asap pengolahan arang, saat ini kami dalam tahap pembenahan konstruksi pipanya dan dalam waktu dekat semuanya akan di selesaikan agar asap nya tidak menjadi polusi yang menggangu lingkungan,” terang Ganyo.

Dalam kesempatan tersebut pimpinan PT. Eka Dwika Perkasa juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas ketidak nyamannya. “Kami akan segera melakukan pembenahan baik talut dan pipa pembuangan asap, agar menjaga kenyamanan warga disekitar lingkungan PT. EDP,” tambahnya.

Ganyo juga menghimbau kepada warga, apabila ada hal-hal yang membuat ketidak nyamanan dari pihaknya agar segera di koordinasikan kepihak manajemen PT. EDP.

Pimpinan PT. Eka Dwika Perkasa, Sri Ganyo
Pimpinan PT. Eka Dwika Perkasa, Sri Ganyo

“Mohon kiranya agar warga langsung berkoordinasi kepada pihak kami jikalau ada yang kurang berkenan dengan kinerja kami disini,” tutup Sri Ganyo.

Laporan : Supardi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY