PDAM Tirta Seribu Sungai Solok Selatan Siap Pasang 1500 Sambungan Gratis

PDAM Tirta Seribu Sungai Solok Selatan Siap Pasang 1500 Sambungan Gratis

52 views
0

Solok Selatan Poros Nusantara – Dewan Perwakilan Rakyat Solok Selatan (Solsel) sangat mendukung  pemerintah daerah setempat untuk menyediakan air bersih gratis kepada 1.500 masyarakat berpenghasilan rendah (mbr) di tahun 2019. Pasalnya, berdasarkan sosialisasi bersama Dirjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta Jumat (2/11), Solsel dijatah 1.500 mbr untuk sambungan air bersih.

Wakil Ketua DPRD Solsel, Armen Syahjohan pada Poros Nusantara-Senin (5/11) mengatakan pihaknya berharap program hibah pemerintah pusat itu bisa terealisasi seratus persen di 2019. Kita juga inginkan “Jangan sampai ada unsur kepentingan supaya bisa dirasakan oleh masyarakat yang berhak mendapatkan nantinya. Kami juga bakal mengawal / mengawasi nantinya dan siap mendukung program itu,” tegasnya.

Dalam  sosialisasi di Jakarta tersebut, untuk mewakili pimpinan DPRD Solsel selain dirinya juga hadir, Ali Sabri Abbas dan Direktur Perusahan Daerah Air Minum (PDAM), Endri Karani. “Kami diundang selaku pimpinan DPRD mewakili dapil yang ada di Solok Selatan secara umum,” ujarnya.

Untuk alokasi anggaran pemasangan pipa, imbuhnya diajukan sekitar Rp4 miliar. “Selain itu, kita juga siap alokasikan dana pendampingan dari APBD Solsel. Program ini se-Indonesia yang diikuti ratusan peserta,” katanya.

Terpisah, Ali Sabri Abbas yang juga selaku Pimpinan DPRD SOlsel,   menyebutkan program tata kelola air minum dari pemerintah itu merupakan upaya distribusi air layak konsumsi pada masyarakat, terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. “Kami intinya mendukung, dengan memperluas jaringan pipa distribusi air minum untuk seluruh masyarakat Solsel. Disamping itu, kita juga bakal kawal pengalokasian anggaran melalui APBD 2019,” katanya.

Sementara, Direktur PDAM Tirta Saribu Sungai Solsel, Endri Karani mengatakan program dana hibah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (mbr) Solsel butuh dukungan dari pemerintah daerah bersama legislatif. “Kami usulkan 1.500 mbr untuk daerah yang belum terjangkau jaringan pipa PDAM. Nantinya juga bakal disurvei tim pusat apakah usulan tersebut berhak menerima program mbr,” ujarnya. Ia mengatakan, DPRD Solsel diundang guna menyatukan persepsi terkait persiapan pipa jaringan yang cocok untuk ditambah. “Alhamdulillah, DPRD mendukung,” ucapnya.

Kemudian, lanjutnya  seluruh kecamatan di Solsel sangat butuh jaringan pipa PDAM. “Ketersedian sumber air ada sementara jaringan belum tersedia. Kami optimis jumlah itu bisa terealisasi. Di 2018 kita mendapatkan 1.000 mbr namun setelah dilakukan evaluasi yang disetujui sekitar 745 mbr namun yang layak sekitar 687 mbr,” katanya.

Program itu, imbuhnya memang diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. “Contohnya, disaat tegangan listrik rumah memakai daya diatas 900 watt maka secara langsung tidak layak. Saat ini kami melakukan persiapan teknis terkait penambahan jaringan pipa. PDAM tidak bisa memutuskan penerima karena harus dievaluasi oleh tim konsultan terlebih dahulu,” tutup Endri.

Laporan : Sudirman R

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY