Enam Tahanan Kabur Dan Langsung Tertangkap

Enam Tahanan Kabur Dan Langsung Tertangkap

102 views
0

Sawahlunto,Poros Nusantara – Dengan  menodongkan pistol pada penjaga, enam penghuni Rumah Tahanan Kelas II B Sawahlunto kabur. Namun sayang lima diantaranya hanya beberapa menit kabur dan berhasil diringkus di Lapangan Segitiga, pada minggu (14/10).

Kejadian ditaksir sekitar pukul 10.00 WIB. Tahanan keenam dengan nama Febrian Utama Putra (21) berhasil ditemukan di Kawasan Luak badai oleh perugas Rutan selang waktu empat jam setelah Kabur.IMG-20181016-WA0007Keenam warga binaan itu masing – masing Ferza Setiawan (22) kasus begal, Juntak (43) kasus penipuan, Febri (19) maling alat tenun, Iwan Setiawan (35) maling motor, Radiansyah (28) begal, dan Subi (34) kasus penipuan.

Kapolres Sawahlunto, AKBP Zamrony Wibowo melalui Kapolsek Muaro Kalaban, Iptu Usman Nurwidi mengatakan saat mendapatkan informasi dari Rutan pihak kepolisian langsung bergerak dan melakukan razia dibeberapa titik jalan Sawahlunto. ” Untuk lima orang tahanan berhasil diringkus tak lama setelah dia kabur, sekitar 15 menit di Kawasan Segitiga, Sawahlunto. Namun tahanan terakhir ditemukan di Kawasan Dusun Luak Badai empat jam setelah kabur,” ujarnya pada wartawan.

Kepala Rutan, Subhan Malik mengatakan Kronologis pelarian narapidana dan tahanan itu terjadi sekitar Pukul 10.00 WIB, Saat itu 6 narapidana dan tahanan  datang mendobrak pintu dua yang mengakses ke portir penjagaan. ” Narapidana Radiansyah menodongkan pistol, yang diketahui dengan jenis Air Shoftgun pada  petugas Rutan, Gofur dan partnernya, Noval dikeroyok 5 tahanan lainnya,” ujarnya.

Tahanan dan narapidana itu keluar dari penjara, Lanjutnya, Namun sampai di depan Bank Mandiri dan persimpangan Lapangan Segitiga tiga narapidana dan tahanan berhasil ditangkap. Sementara 2 narapidana dan tahanan terus berlari arah Blok Ombilin di Belakang Kantor PTBA-UPO pun berhasil ditangkap polisi dan petugas Rutan. ” Sampai titik terakhir kami masih mempertahankan pintu penjagaan agar tahanan dan narapidana itu tak lari. Kita masih melakukan pengembangan untuk menelusuri pistol itu masuk dalam Rutan,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan melarikan diri sudah dipelajari narapidana dan tahanan ini. Mereka menggunakan waktu masa berjemur di luar sel, Pukul 08.00 hingga Pukul 10.00 WIB. “Kesempatan ini dipergunakan enam tahanan dan narapidana itu melarikan diri,” ungkapnya.

 

( Laporan : Yusianto )

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY