CV. Bastian Fahreza Mendapatkan Penghargaan Sebagai Kualitas Pelayanan Terbaik Di Anugerah Prestasi...

CV. Bastian Fahreza Mendapatkan Penghargaan Sebagai Kualitas Pelayanan Terbaik Di Anugerah Prestasi Indonesia

15 views
0

Jakarta, Poros Nusantara – Sulaiman Zuhri, ST – CEO – Owner, dari CV. Bastian Fahreza mendapatkan penghargaan sebagai kualitas pelayanan terbaik tahun 2018 yang diselenggarakan di lumire hotel, pada hari sabtu 21 Juli 2018.

Pepatah mengatakan “ banyak jalan menuju ke Roma “, ada juga istilah dari Rosululloh S.A.W, carilah ilmu hingga ke negeri cina. Rupanya hal itulah yang dicamkan betul oleh seorang sulaiman Zuhri.

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Dengan kemauan dan usaha kerja keras serta banyak belajar dari pengalaman orang – orang sukses, Sulaiman berhasil menancapkan diri sebagai salah seorang pengusaha sukses yang boleh dibilang tanpa modal melimpah sama sekali.

Sulaiman Zuhri ialah pemilik dari CV. Bastian Fahreza, Pria kelahiran 30 Maret 1976, ini memulai membangun usaha ini sejak tahun 2003, ternyata ia juga memimpin beberapa perusahaan diantaranya PT. Bubat Kreatif Indonesia, PT. Danendra Putra Perkasa dan PT. Rania Putri Jelita, dan tentunya ia juga aktif di beberapa organisasi seperti Asosiasi Pengusaha Armada Rental Bandung Penasehat Rent Car Indonesia, ketua lintas komunikasi bandung raya ( LKBR ).Pas Foto Sulaiman Zuhri,ST

Modal sukses sulaiman, hanyalah berawal dari keuletan dan inovasi yang terus menuerus dibentuk dalam benak pikirannya. Namun hasilnya, modal keuletan dan inovasi ini berbuah menjadi sebuah hasil yang melimpah yaitu sebuah perusahaan berskala sedang namun membawahi empat divisi, divisi perdagangan umum, rental mobil, cuci mobil dan bengkel mobil serta sekuriti dalam bentuk pengadaan alat global positioning system ( GPS ).

Kiriman orang tua dari medan untuk biaya sehari – hari saat itu hanya sebesar RP. 250 ribu saja, “ Bayangkan dengan uang sebesar itu, hidup dikota bandung sebagai mahasiswa, cukup untuk apa? “, katanya setengah bertanya.

Karena kecilnya uang bulanan itu, sulaiman hanya mengaku dirinya hanya makan satu kali saja dalam sehari yaitu pada pukul 14.00 siang. Pasalnya dengan makan di jam itu, dirinya sudah harus cukup mengisi perut untuk makan pagi, siang dan malam sekaligus. “ makanya saja waktu itu hanya makan sekali saja dalam sehari, soalnya sehari saja makan RP. 5  ribu bahkan terkadang lebih. Habislah uang kuliah untuk makan sehari –  hari “.

Karena itu, dengan keuletan dan inovasinya, sulaiman mencari usaha sampingan untuk menutupi kebutuhan sehari – hari. Usaha itu dimulai dengan ikut temannya mendirikan usaha konveksi, mengisi makanan kecil ke warung – warung pinggir jalan dan lain sebagainya. “ Tapi alhamdulilah dengan usaha seperti itu, kebutuhan saya sehari – hari jadi terpenuhi ‘, katanya.

Usai menyelesaikan kuliah pada tahun 2003, sulaiman belum juga mendapatkan pekerjaan tetap. Sulitnya mencari peluang kerja yang bagus dan menjanjikan, membuat sulaiman berpikir untuk mencari usaha yang menjadikan. Saat itulah, sulaiman melihat sebuah peluang besar dari usaha rental mobil. Sayangnya, saat itu, sulaiman tidak memiliki modal sepeserpun. “ saya sangat ingin membuat usaha sendiri, tapi modal dari mana? “ kata dia.

Namun keinginan membuka usaha sendiri membuat sulaiman mau bekerja keras dan banting tulang. Bahkan menjadi seorang calo pun dia jalani sulaiman dengan sabar dan tekun. Sebab, saat itu, sulaiman berfikir bahwa menjadi calo rental mobil pun bisa membawa keuntungan karena dilakukan tanpa modal sedikitpun. Caranya, dia mencarikan sendiri konsumen yang akan merental mobil. Dari uang hasil rental itu, dia mendapat insentif yang jumlahnya lumayan dari pemilik mobil meski tentu saja masih jauh dari kata layak. Namun pekerjaan sebagai calo rental di gelutinya hingga dia menemui nasibnya kelak.

Dari usaha calo rental dan usaha dari sisi kanan dan kiri, sulaiman berhasil mendapatkan sejumlah uang untuk dipergunakan sebagai down payment ( DP ) kredit mobil. Mobil kreditan itu, dia pergunakan untuk usaha rental kecil – kecilan. Ternyata, usaha rental kecil – kecilan itu mendapat respons bagus dan membawa untung lumayan. Uang keuntungan itu, sulaiman pergunakan lagi untuk kredit mobil, “ saya kredit mobil pertama lunas, saya jual untuk di pakai DP kredit lagi “, katanya.Foto Kelurga

Begitulah usaha sulaiman, terus tumbuh dan terus menambah untung. Karena prospek bagus itu, sulaiman mendirikan perusahaan rental sendiri yang bernama CV. Bastian Fahreza. Nama itu diambil dari nama anak pertamanya, Bastian Fahreza yang lahir pada 2003 dari istrinya Riana sari.

Dari semula hanya memiliki satu unit mobil, dari tahun ke tahun jumlah mobil sulaiman terus bertambah menjadi puluhan unit mobil. Terhitung sejak 2004 hingga 2010 dirinya sudah memiliki 60 unit mobil yang semuanya kini direntalkan, baik untuk rental di perusahan sendiri maupun dengan perusahaan rekanan. Jumlah unit mobil itu masih belum termasuk puluhan mobil milik rekanan yang menitipkan kepadanya melalui CV. Bastian Rent Car. “ Sekarang lebih dari seratus unit mobil yang ada di Bastian Rent Car kalau disatukan dengan mobil rekanan “, katanya.

Tidak berhenti dari situ saja usaha sulaiman, sukses menjadi pengusaha rental, dia lalu membuka tiga divisi usaha lain yang masih berada dibawah CV Bastian Fahreza. Tiga divisi itu adalah divisi cuci dan bengkel mobil, divisi perdagangan umum serta divisi sekuriti yang membawahi pengadaab GPS.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY