Koperasi Tumbuh Secara Berkualitas setelah Program Reformasi Total Koperasi Diluncurkan

Koperasi Tumbuh Secara Berkualitas setelah Program Reformasi Total Koperasi Diluncurkan

46 views
0

Tangerang, Poros Nusantara – Pemerintah dan gerakan koperasi setiap tahun selalu memperingati Hari Koperasi yang jatuh pada 12 Juli. Tahun ini, Provinsi Banten bergiliran sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi ke-71. Tepatnya dilaksanakan di ICE BSD Tangerang, Banten dihadiri Presiden Jokowi, para menteri Kabinet Kerja dan seluruh penggerak koperasi di tanah air.

Terlebih pemerintahan Presiden Jokowi telah mencanangkan program pertumbuhan ekonomi untuk memberikan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan. Guna mencapai pemerataan tersebut koperasi memiliki peran strategis, karena bisa saja terjadi pertumbuhan ekonomi tapi hanya dinikmati sekelompok orang.

Dalam kesempatan ini Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengatakan untuk meningkatkan peran koperasi dalam pertumbuhan ekonomi, sesuai arahan Presiden Jokowi, pihaknya telah menjalankan Reformasi Total Koperasi, melalui tiga langkah strategis, yakni Reorientasi, Rehabilitasi dan Pengembangan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan koperasi secara berkualitas sebagai organisasi yang memberikan kesejahteraan kepada anggota dan kemanfaatan kepada masyarakat.

“Dalam empat tahun berjalannya Reformasi Total Koperasi, banyak penataan koperasi yang berhasil dilaksanakan baik terhadap para penggerak koperasi, masyarakat dan kelembagaan koperasi itu sendiri. Masyarakat mulai menyadari bahwa kualitas koperasi adalah yang terpenting, bukan mengejar kuantitas lembaga koperasi,” kata Puspayoga di Tangerang, Kamis (12/7).

Puspayoga menambahkan, pendataan koperasi dibenahi sehingga melahirkan data koperasi yang benar-benar aktif. Dimana jumlah koperasi pada 2014 sebanyak 212.570 unit kini telah berkurang menjadi 152.714 unit. Sebanyak 40.013 dibubarkan karena tidak aktif lagi.

Imbuh Menkop pembinaan yang terus menerus dilakukan pemerintah semata demi pengembangan koperasi, sehingga indikator-indikator pertumbuhan koperasi menunjukkan peningkatan. Antara lain koperasi mencatatkan omzet hingga puluhan triliun, koperasi masuk bursa efek dan koperasi membeli saham Bank BRI Syariah.

Sesuai data yang diolah Kemenkop dan UKM dan BPS, kontribusi koperasi terhadap PDB nasional terus meningkat. Pada 2014, PDB koperasi hanya 1,71% kemudian meningkat menjadi 3,99% pada 2016 dan tahun ini telah naik lagi menjadi 4,48%. “Ini menunjukkan koperasi tumbuh sehat dan terus berkembang secara berkualitas,” tandas Puspayoga.

Menurut Puspayoga lembaga yang dipimpinnya akan terus konsisten melaksanakan Reformasi Total Koperasi dan mengajak semua gerakan koperasi. Pemerintah akan terus menjaga sinergi positif yang sudah terjalin selama ini, sehingga koperasi menjadi kuat dan mampu meningkatkan peran dalam pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. (Slamet Wijaya).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY