Dinas Ketahanan Pangan NTT Gelar Pasar Murah

Dinas Ketahanan Pangan NTT Gelar Pasar Murah

55 views
0

KUPANG.POROSNUSANTARA – Dalam rangka menstabilkan harga-harga jelang puncak hari Raya Idul Fitri 1439 H, Dinas Ketahanan Pangan NTT menggelar kegiatan pasar murah. Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini tidak bermaksud untuk menekan harga pasar buat pedagang di pasar-pasar, tetapi memberikan pengertian buat pedagang agar jangan memainkan harga kebutuhan pokok dengan menaikannya sekehendak hati.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTT, Drs. Hadji Husen, kepada wartawan disela-sela memantau kegiatan Pasar Murah di halaman kantor ini, Selasa (5/6) menjelaskan, kegiatan pasar murah ini memang oleh dinas yang dipimpinnya selalu digelar menjelang hari raya keagamaan. Pada tahun 2018 ini berkenaan dengan hari Raya Idul Fitri 1439 H, Dinas Ketahanan Pangan mengundang para pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah.

“Pada hari raya Natal dan Tahun Baru juga kita gelar kegiatan pasar murah seperti ini. Walaupun sekarang kita lihat harga di pasar stabil, lalu kita gelar pasar murah ini bukan berarti mau matikan harga untuk pedagang di pasar-pasar.Kita lakukan ini untuk antisipasi lonjakan harga jelang puncak hari raya. Kita bukan tekan tapi stabilkan harga supaya pedagang tidak naikan harga,” katanya.

Menurut Hadji Husen, antusias warga sangat luar biasa. Bahkan ada warga yang protes karena informasi pasar murah tidak diberitahu jauh hari sebelumnya atau seminggu dari puncak kegiatan pasar murah.

Hal ini membuktikan bahwa animo warga untuk membeli barang kebutuhan di pasar murah yang digelar saat ini sangat dibutuhkan.
“Kita jual harga yang relatif terjangkau oleh warga. Beras kita jual Rp 8.800/kilogram, bawang merah Rp 30.000. Minyak goreng Rp 12.000. Barang lain juga dibawah harga pasar. Ini kita membantu warga,” katanya.

Dirinya berharap, pasar murah ini tidak hanya digelar Dinas Ketahanan Pangan saja tapi digelar juga dinas lainnya seperti Dinas Perdagangan. Momen pasar murah inipun, lanjut Husen, akan digelar di Mapolda NTT dengan melibatkan para pihak seperti Transmart, warga binaan lainnya.

Sementara Kepala Bidang Distribusi Harga dan Akses Pangan, Sebastianus Ragu, menjelaskan, kegiatan pasar murah ini memang dilakukan pada setiap hari raya keagamaan. Proses penjualannya dibawa harga pasar oleh distributor yang diundang seperti perum bulog, transmart, gapoktan dengan program selalu siaga gerakan hari raya.

“Mereka hadirkan semua kebutuhan pokok jelang hari raya dengan harga terjangkau. Kita berharap pedagang di pasar-pasar tidak menaikan harga barang yang tidak bisa dijangkau warga. Ini kita lihat animo warga cukup besar dan kalau seperti ini maka kedepan kita akan hadirkan lebih banyak lagi distributor,” ujar Sebastian.

Dia menambahkan kegiatan serupa juga akan digelar di Polda NTT, pada Rabu (6/6). Pihaknya juga akan mengajak lebih banyak warga untuk datang berbelanja di pasar murah yang digelar sehari tersebut.(Erni Amperawati).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY