Golkar NTT Siap Berantas Korupsi dan Human Trafficking

Golkar NTT Siap Berantas Korupsi dan Human Trafficking

100 views
0

KUPANG.POROSNUSANTARA – Partai Golongan Karya (Golkar) Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak mentolerir terhadap praktek korupsi dan human trafficking di daerah ini. Golkar bertekad memerangi dua permasalahan ini dengan membentuk satuan tugas (satgas) human trafficking dan Satgas anti korupsi. Saat ini secara internal sedang digodok petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan, diharapkan dalam waktu dekat satgas sudah dapat melaksanakan tugas.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melky Laka Lena menyampaikan hal ini pada kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar NTT di Ballroom Swissbellin Hotel, Kupang, Jumat (25/5).

Menurut Melky, seluruh pengurus dan anggota Partai Golkar tidak lagi bermain opini dan wacana terkait persoalan korupsi dan human trafficking. Golkar menunjukan keseriusannya untuk memberantas kedua penyakit yang kerap terjadi provinsi kepulauan ini melalui aksi nyata.

Gokar NTT, lanjut Melky, telah bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktifis anti korupsi dan pedagangan orang. Untuk itu kepada seluruh kader Partai Golkar NTT untuk setia dengan apa yang telah diucapkan. Partai Golkar Nusa NTT bertekad untuk memerangi human trafficking dan korupsi di NTT. Kehadiran satgas ini sebagai bentuk kontribusi golkar menjawabi harapan masyarakat agar persoalan tersebut dapat diminimalisir.

Dikatakannya, saat ini tim perumus telah menyusun dan merapikan juklak/juknis terkait dua isu tersebut yang akan digunakan DPD II Golkar se NTT untuk dijadikan pedoman dan selanjutnya untuk segera bekerja membentuk satuan tugas (satgas).

Untuk menjalankan aksi tersebut, Golkar NTT telah bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktivis anti korupsi. Karena itu, dia mengingatkan kader golkar agar serius memantau kasus Human Trafficking dan korupsi. Golkar NTT sebagai pilot project untuk dua kasus ini, sehingga harus bisa ditunjukan seluruh kader.

“Golkar merupakan satu-satunya partai politik yang tidak membela Ketua Umum saat terlibat dugaan kasus korupsi. Ini komitmen kami untuk pemberantasan korupsi di daerah ini,” katanya.

Masalah human trafficking, kata Melky, Satgas bersama dengan petinggi golkar akan ke Malaysia untuk membentuk paguyuban warga NTT, serta bertemu dengan perdana menteri untuk membangun kerjasama penanganan kasus human trafficking.

Pada kegiatan rapimda Golkar NTT ini, dihadirkan beberapa nara sumber yang memaparkan materi seputar dua permasalahan ini yakni, Dirkrimum Polda NTT, Kombes (Pol) Yudi Sinlaelo, Wartawan Tempo, Johanes Seo, serta aktifis anti korupsi dan perdagangan orang.(Erni Amperawati).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY