JUARA RISING STAR INDONESIA GOYANG KOTA KUPANG

JUARA RISING STAR INDONESIA GOYANG KOTA KUPANG

192 views
0

KUPANG,POROS NUSANTARA – Andmesh Kamaleng pemenang Rising Star Indonesia Season 2 tampil memukau menggoyang Kota Kupang pada acara malam tutup tahun 2017 dan menjemput tahun baru 2018. Acara tutup tahun ini di alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT, Minggu (31/12/207) ini dihadiri Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu.
Raya dan Wakil Gubernur NTT,  Drs. Benny Litelnoni, juga unsur Forkompimda serta ribuan warga Kota Kupang yang datang selain melihat penampilan Admesh juga menyaksikan pesta kembang api.
Pantauan Poros Nusantara,malam tutup tahun di Kupang, Ibu kota Provinsi NTT berjalan aman, lancar dan sukses. Cuaca yang sebelumnya dikhawatirkan turun hujan ternyata  sangat bersahabat.

NTT NEW YEARS 2Untuk memudahkan arus kendaraan warga yang datang ke alun-alun rumah jabatan gubernur, ruas jalan El Tari ditutup sejak pukul 20.00 Wita, hingga pukul 01.00 Wita. Suasana mengharukan ketika Gubernur NTT Drs.Frans Lebu Raya dan Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni juga  istri dan Forkompimda, serta empat pimpinan agama Yakni dari Kristen Protestan, Kristen Katholik, Islam dan Hindu yang ikut mendoakan berakhirnya tahun 2017 dan menyambut datangnya tahun 2018.

Kapolda NTT Irjen.Pol.Drs.Sabar Agung Santoso dalam sambutannya mengucapkan “terima kasih kepada warga NTT umumnya dan warga Kota Kupang khususnya yang sudah turut ambil bagian menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif sampai pada detik-detik terakhir pelepasan Tahun 2017,  dan memasuki tahun baru 2018 dirinya mengakui ini semua tercipta karena berkat  dukungan dari pemerintah Daerah NTT. Kota/kabupaten se-NTT juga dukungan kerjasama aparat keamanan baik Polri maupun TNI dengan menjungjungtinggi Motto “kebersamaan agar NTT semakin maju“.

Kapolda berpesan kepada masyarakat yang hadir pada pesta kembang api dan petasan jelang tahun baru 2018 ini,  agar setelah menikmati malam tahun baru segera  kembali  ke rumah dan berdoa bersama  tidak perlu kebut-kebutan dan mabuk-mabukan di jalan. “Mari kita songsong tahun 2018 dengan semangat agar masyarakat NTT makin sejahtera dan maju, saya hanya bisa  iringi dengan pesan dan doa”. Katanya

Gubernur NTT yang juga hadir saat itu  dalam sambutannya menyatakan “bahwa semua warga harus bersyukur karena sudah merajut kebersamaan selama ini dalam damai sampai merayakan natal dan sambut tahun baru 2018.  Ia berharap pada tahun baru 2018  membawa harapan dan kreatifitas baru dalam mengisi pembangunan di provinsi tercinta ini”.

Dalam  menyambut tahun 2018, Gubernur NTT menyatakan terima kasih kepada masyarakat NTT yang sudah mendukung kepemimpinannya sebagai gubernur bersama  Wakil Gubernur NTT  Beny Litelnoni selama 4 tahun lebih dan akan berakhir pada Juli 2018. “Bersama masyarakat, saya dan Pak Benny Litelnoni sudah bersama-sama  membangun NTT menjadi lebih maju dan mewujdkan aman, damai  dan tenteram di daerah ini. Hanya dengan kebersamaan maka kita  bisa wujudkan kesejahteraan di NTT.

Kita sudah lewati banyak hal, suka dan duka, susah senang, berhasil gagal, dan sudah banyak yang tercapai dan masih banyak hal yang  belum tercapai. Karena itu saya ajak di akhir tahun 2017 ini kita bulatkan tekad bersama dan komit bersama menjaga NTT tetap  dalam keadaan aman damai, toleransi dan tenang,” kata Frans.
Frans menambahkan, “seluruh warga harus menjaga kondisi dan hubungan dalam bermasyarakat dan pemerintah tetap dalam  kondisi aman,  damai,  rukun dan toleransi. Agar tetap bersama  membangun NTT. Dirinya optimis NTT kedepan lebih maju, indikatornya adalah  pertumbuhan ekonomi NTT saat ini  diatas pertumbuhan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, itu  artinya ekonomi kita terus bergerak maju, maka harus optimis dan hadapi masa depan penuh tantangan”.

NTT NEW YEARSIa juga mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2018 akan lebih kompleks. Untuk itu gubernur  mengajak semua warga untuk persiapkan diri dan bekerja dengan lebih baik dan hadapi tantangan yang akan datang. Dengan kemajuan teknologi  harus menyebarkan kabar baik bukan kabar hoax artinya kabar yang bisa  membangun untuk  diri dan daerah NTT. “Saya hari ini berdiri terakhir di tahun 2017 sebagai gubernur NTT, dan kepada pemimpin yang akan menggantikan kami, saya berharap bisa lanjutkan program kerja yang ada saya juga minta kepada masyarakat NTT agar ikut  menjaga keamanan dan ketertiban serta toleransi dalam menghadapi pilkada 2018. Pilihan boleh beda tapi persaudaraan harus tetap terjaga.” pinta Ketua DPD PDIP NTT ini.

( Laporan : Erni Amperawati)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY